Tokoh-tokoh Berjasa
Mengenal para pahlawan, pemimpin, dan tokoh pendidikan yang telah berjasa bagi pembangunan dan kemajuan Kota Padang.
Syahrul Ujud
Syahrul Ujud 1943 adalah Wali Kota Padang yang memimpin selama dua periode, yakni 1983–1993. Berbekal latar belakang pendidikan hukum dan pengalaman sebagai jaksa serta birokrat, ia dikenal sebagai sosok yang berhasil membawa Kota Padang meraih penghargaan Adipura dan Adipura Kencana berkat program kebersihan kota yang dijalankannya. Pada masa kepemimpinannya juga dirintis pembangunan Jalan Bypass Padang, pengendalian banjir, serta ditetapkan tanggal 7 Agustus sebagai Hari Jadi Kota Padang. Dedikasi dan kepemimpinannya menjadikan Syahrul Ujud sebagai salah satu tokoh penting dalam sejarah pembangunan Kota Padang.
Zuiyen Rais
Drs. H. Zuiyen Rais, M.S. (13 Desember 1940 – 10 November 2022) adalah birokrat, akademisi, wartawan, dan Wali Kota Padang yang menjabat selama periode 1993–2003. Sebelum menjadi wali kota, ia meniti karier sebagai wartawan, dosen, perencana pembangunan, serta pejabat pemerintahan daerah. Ia dikenal sebagai salah satu konseptor pembangunan Kota Padang dan berperan penting dalam perencanaan pengembangan kawasan Aie Pacah sebagai pusat pemerintahan baru Kota Padang. Setelah wafat pada tahun 2022, namanya diabadikan sebagai Graha Perencana Zuiyen Rais pada gedung Bappeda Kota Padang sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan pengabdiannya bagi pembangunan daerah.
Fauzi Bahar
Dr. H. Fauzi Bahar, M.Si. (lahir 16 Agustus 1962) adalah Wali Kota Padang yang menjabat selama dua periode, yaitu 2004–2009 dan 2009–2014. Ia dikenal sebagai pemimpin yang menekankan penguatan nilai-nilai keagamaan, penataan kawasan Pantai Padang, pengembangan pusat pemerintahan di Aie Pacah, serta memimpin proses pemulihan Kota Padang setelah gempa bumi besar yang melanda Sumatera Barat pada tahun 2009