LAVAS Logo
LAVAS Layanan Audio Visual Arsip Statis
Sekitar Arsip Daftar Arsip Galeri Tokoh Berita
Hasan Basri Durin

Klik foto untuk melihat lebih detail

walikota padang, Pejabat Wali Kota Jambi,Gubernur Sumatera Barat,Menteri Negara Agraria/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) RI

Hasan Basri Durin

1935 - 2016

Hasan Basri Durin adalah birokrat dan negarawan asal Sumatera Barat yang pernah menjabat sebagai Wali Kota Padang, Gubernur Sumatera Barat dua periode, serta Menteri Negara Agraria/Kepala BPN RI. Kepemimpinannya dikenal melalui kontribusi besar terhadap perkembangan Kota Padang, terutama dalam perluasan wilayah administrasi kota pada tahun 1980.

Biografi Lengkap

Hasan Basri Durin (15 Januari 1935–2016), yang bergelar adat Datuak Rangkayo Mulie Nan Kuning, merupakan salah satu putra terbaik Sumatera Barat yang menorehkan perjalanan panjang dalam dunia pemerintahan, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Lahir di Nagari Jaho, Padang Panjang (kini wilayah Kabupaten Tanah Datar), masa kecil dan remajanya dihabiskan di kampung halaman. Meski bercita-cita menjadi guru, keinginannya tidak terwujud setelah gagal dalam seleksi Perguruan Tinggi Pendidikan Guru (PTPG) di Batusangkar. Namun kegagalan tersebut justru membuka jalan lain. Melalui beasiswa ikatan dinas Departemen Dalam Negeri, ia melanjutkan pendidikan tinggi di Yogyakarta hingga meraih gelar sarjana dari Universitas Gadjah Mada (UGM).

Karier birokrasinya dimulai sebagai Sekretaris Panitia Pemilihan Daerah (PPD) di Jambi dan Sumatera Barat. Setelah menyelesaikan pendidikan, ia dipercaya menjabat Sekretaris Kota Jambi. Pada tahun 1962–1963, Hasan Basri Durin memperdalam ilmu administrasi pemerintahan di Amerika Serikat. Sepulangnya ke Indonesia, ia diangkat menjadi Pejabat Wali Kota Jambi (1966–1968), sebelum kembali ke Sumatera Barat dan menjabat Sekretaris PPD Sumatera Barat.

Tahun 1971, Hasan Basri Durin dipercaya sebagai Pejabat Wali Kotamadya Padang dan kemudian terpilih sebagai Wali Kota Padang selama dua periode (1973–1983). Pada masa kepemimpinannya, Kota Padang mengalami perluasan wilayah yang signifikan melalui kebijakan pemerintah pusat pada tahun 1980. Wilayah Kota Padang bertambah menjadi 694,96 kilometer persegi dengan masuknya beberapa kawasan seperti Koto Tangah, Pauh, Lubuk Kilangan, Lubuk Begalung, dan Bungus Teluk Kabung ke dalam administrasi kota.

Kariernya terus menanjak. Setelah menjabat sebagai Pembantu Gubernur Wilayah II Sumatera Barat, ia terpilih menjadi Gubernur Sumatera Barat selama dua periode (1987–1997). Setelah mengakhiri masa jabatannya sebagai gubernur, Hasan Basri Durin dipercaya menjadi Ketua Fraksi Utusan Daerah MPR RI pada tahun 1998, dan kemudian menjabat sebagai Menteri Negara Agraria/Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia hingga tahun 1999.
Sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdiannya, Pemerintah Kota Padang mengabadikan nama Hasan Basri Durin pada Graha Bapenda Kota Padang dan Gedung Inspektorat Kota Padang. Pengukuhan nama tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Padang (HJK) ke-355, sekaligus menjadi simbol penghargaan terhadap dedikasi beliau dalam membangun Kota Padang dan mengantarkannya menuju perkembangan yang lebih luas dan maju.